Low Temperatur
Dalam Dunia pendingin banyak sekali jenis mesin pendingin dan mempunyai nama dan istilah sesuai fungsinya dan pada umunya kategori secara umum yang saya ketahui hanya ada tiga kategori.Dan kategori yang dimaksud disini adalah dari kategori dari sisi refrigerantnya.
Dan kategori nya adalah
1.Low temperatur
2.Medium Temperatur
3.High Temperatur
Apa yang dimaksud dengan low temperatur
Yang dimaksud dengan low temperatur disini yaitu berdasarkan setpoin ,contoh ; jika suatu mesin pendingin bekerja pada suhu di bawah 0 derjat celcius ,mulai dari sushu minus 0 derajat hingga minus 40 derajat bisa dikategorikan adalah low temperatur meski ada yang lebih minus lagi dari minus 40derajat.Contoh unit yang disebut dengan low temperatur seperti cold storage dengan suhu kerja di minus 18 deragat hingga 25 derajat.
Cold storage ini berfungsi untuk menyimpan produk yang sudah beku dan bukan untuk membekukan.Jadi pengertian nya berbeda antara tempat penyimpanan prduk yang sudah beku dan pembekuan.
Pembekuan sendiri sudah ada yang disebut dengan Air Blas Freezer,atau contact Freezer,dan masih banyak lagi mesin pembekuan seperti yang saya tulis diatas,ada banyak jenis mesin pendingin ,semua bekerja sesuai fungsi dan diperuntukannya.
Cold storage sendiri masih dibagi bebrapa macam lagi ,seperti cold storage chiller ,lalau apa yang dimaksud dengan Coldstorage ?
Coldstorage sesuai dengan namanya adalah ruangan dingin untuk penyimpanan dengan kapitas besar.biasanya paling kecil untuk coldstorage mempunyai ukuran 2 x 2 x 2,5m ,adalagi yang lebih kecil dari ukuran tiu disebut dengan mini coldstorage.
Nah yang dimaksud dengan low temperatur disini ada suhu kerja ruangan tersebut berada di suhu minus derajat celcius.
Sebagai pertimabangan lebih lanjut seperti artikel yang oleh INDOTARA
Cold
storage adalah sebuah ruangan yang akan dirancang khusus dengan kondisi suhu
tertentu dan akan digunakan untuk menyimpan berbagai macam produk dengan tujuan
untuk mempertahankan kesegarannya. Cold storage ini biasanya akan dibangun mengikuti
dengan luas bangunan yang ada di lokasi. Mengikuti luas bangunan di lokasi akan
lebih memastikan bahwa cold storage yang akan dibangun pasti akan sesuai dengan
luas bangunan tersebut. Banyak dari konsumen yang biasanya meminta datang untuk
survey lokasi dengan tujuan memastikan semuanya sesuai dengan lokasi.
Cold storage memiliki beberapa jenis yang
umumnya dikenal dengan chilled room, freezer room, blast freezer, dan blast
chiller. Chilled room dan freezer room biasanya digunakan untuk menyimpan produk
sesuai dengan kondisi suhu tertentu, sedangkan untuk blast freezer dan blast
chiller digunakan untuk penyimpanan produk dengan kondisi suhu tertentu namun
dengan waktu yang cepat untuk pendinginannya. Chilled room memiliki kondisi
suhu pada temperatur rendah antara 1oC - 7oC. Ruangan pada chilled ini
digunakan untuk menyimpan bahan makanan yang fresh seperti sayur - sayuran,
buah - buahan dan bahan makanan lainnya yang daya tahannya hingga bisa tidak
lebih dari 60 hari. Thawing room juga bisa difungsikan untuk chilled room ini
dengan setting ke temperature 10oC. Biasanya penyimpanan bahan ini untuk
meningkatkan temperature pendinginan bahan baku fresh sebelum proses memasak.
Freezer room memiliki kondisi suhu pada temperature -15oC ~ -20oC biasanya digunakan
untuk menyimpan daging - daging, susu, keju, dsb. yang membutuhkan temperature
beku. Blast chiller digunakan untuk mendinginkan bahan baku secara cepat
setelah memasak selesai. Target pencapaian temperature pada umumnya adalah 1oC
- 4oC. Blast Freezer digunakan untuk mendinginkan bahan baku secara cepat untuk
makanan beku atau olahan. Untuk blast freezer ini pencapaian suhu pada umumnya
di targetkan pada temperature -20oC ~ -35oC.
Perlu mengetahui penggunaan blast freezer
dan blast chiller. Tujuan penggunaannya adalah untuk menghindari kontaminasi
dari bakteri, mempertahankan cita rasa makanan agar tetap terjaga kualitasnya.
Mengurangi kadar air dan juga mempertahankan kadar nutrisi tetap terjaga.
Fungsi ini harus diketahui untuk penyimpanan bahan baku tertentu karena jika
tidak diletakkan pada tempat yang sesuai akan menghilangkan kualitas dari bahan
baku itu sendiri. Sebenarnya fungsi dari 4 jenis dari cold storage itu sama,
yaitu untuk menyimpan produk dengan baik dengan waktu tertentu atau dengan jangan
waktu yang lebih lama untuk dijadikan stock. Untuk menyimpan dan distribusi
produk dari dalam penyimpanan cold storage ini harus SOP sendiri dari
perusahaan itu sendiri dan sesuai dengan kegiatan bisnis perusahaan tersebut.
Perusahaan yang biasanya menggunakan cold storage adalah perusahaan yang
bergerak dalam bidang industri es, ikan dan seafood, daging, buah, sayur, dan
makanan segar lainnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar